Penerbit : Gagas Media
Tahun Terbit: 2013
Siapkan paspormu dan biarkan cerita bergulir. BANGKOK
mengantar sepasang kakak dan adik pada teka-teki yang ditebar sang ibu di kota
itu. Betapa perjalanan tidak hanya mempertemukan keduanya dengan hal-hal baru,
tetapi juga jejak diri di masa lalu.
Di kota ini, Moemoe Rizal (penulis Jump dan Fly to The Sky)
membawa Edvan dan adiknya bertemu dengan takdirnya masing-masing. Lewat kisah
yang tersemat di sela-sela candi Budha Wat Mahathat, di antara perahu-perahu kayu
yang mengapung di sekujur sungai Chao Phraya, juga di tengah dentuman musik serta
cahaya neon yang menyala di Nana Plaza, Bangkok
mengajak pembaca memaknai persaudaraan, persahabatan, dan cinta.
Tîeow hâi
sà-nùk,
selamat jalan.
..+..+..+..+..+..+..+..+..+..+..+..+..+..+..+..+..+..+..+..+..+..+..+..+..+..+..+..+..
Woah, ini novel keren betul.. Aku nggak bisa berhenti
berdecak ketika baca. :D
Ini review novel hasil #BlinDateWithBooks, Bangkok karya
Moemoe Rizal. *kapan ngedate sama orang betulan yak? >w< //plakk*
Menceritakan kisah hidup Edvan, seorang arsitek muda sukses yang bekerja keras menggapai posisinya sekarang, demi sebuah pembuktian pada orang yang ia sayang. Ia yang tinggal di Singapura, akhirnya kembali ke Indonesia untuk menemui orang-orang terkasihnya, namun semua telah berubah setelah sepuluh tahun. Bahkan awalnya ia mengira ia sudah melupakan sosok adiknya. Ketika ia mendatangi pemakaman ibunya, ia sama sekali tidak mengenali orang di pemakaman sebagai adiknya. Setelah bertemu dengan adiknya, Edvin sangat terkejut dan tidak suka dengan perubahan drastis Edvan, adiknya.
Menceritakan kisah hidup Edvan, seorang arsitek muda sukses yang bekerja keras menggapai posisinya sekarang, demi sebuah pembuktian pada orang yang ia sayang. Ia yang tinggal di Singapura, akhirnya kembali ke Indonesia untuk menemui orang-orang terkasihnya, namun semua telah berubah setelah sepuluh tahun. Bahkan awalnya ia mengira ia sudah melupakan sosok adiknya. Ketika ia mendatangi pemakaman ibunya, ia sama sekali tidak mengenali orang di pemakaman sebagai adiknya. Setelah bertemu dengan adiknya, Edvin sangat terkejut dan tidak suka dengan perubahan drastis Edvan, adiknya.
Saat Edvan merasa sudah
tak memiliki apapun dan siapapun lagi, Edvin datang menemuinya memberikan sebuah jurnal
terakhir milik ibu mereka sebagai warisan untuk Edvan, dan Edvan harus
melakukan perjalanan ke Bangkok untuk mencari enam jurnal yang lain untuk menemukan warisannya. Dan hal itulah yang dibenci Edvan: warisan.
Perjalanan yang Edvan lakukan awalnya ia lakukan dengan
setengah hati, hanya demi sebuah bakti pada mendiang ibunya. Melaksanakan permintaan terakhir ibunya kepada dirinya. Dalam perjalanan
itulah akhirnya ia menemukan warisannya. Menemukan arti dari semua kejadian yang
menimpanya, juga menemukan keluarga dan labuhan cintanya.
Edvan-Edvin-Charm-Max
Tokoh-tokoh yang akan sering muncul untuk menemani perjalanan pembaca ketika berkeliling Bangkok mencari keenam jurnal yang tersebar di seluruh Bangkok. Mereka mencari jurnal-jurnal itu berbekal petunjuk yang tertera di setiap jurnal. Tiap-tiap jurnal itu akan membawa mereka pada jurnal sebelumnya.
Banyak quotes yang bisa diambil dari novel ini. Tapi aku
cuma mau mencantumkan beberapa aja.
“Everything has beauty, but not everyone sees it.” --Confucius
"Jangan pedulikan siapa adikmu. Kalau kamu memang sayang, sayangilah. Titik." (hlm. 397)
"Nggak ada satu pengadilan mana pun yang bisa memutuskan hubungan darah antara ibu dan anak." (hlm. 399)
"Mendoakan orang nggak boleh ada ‘tapi’-nya." (hlm. 400)
Cerita BANGKOK ini menurutku lebih menekankan pada perjalanan berkeliling Bangkok. Romantisme antartokoh-utama kurang terasa. Aku juga penasaran dengan apa yang kemudian terjadi pada Max setelah 'kejadian di kamar mandi' ketika Edvan sakit.
Ketika aku membaca novel ini, aku merasa seperti aku ikut
Edvan jalan-jalan berkeliling Bangkok. Serasa mengalir begitu saja dan ikut merasakan perjalanan. Setelah selesai membaca novel ini, aku malah jadi ingin ke Bangkok,
semakin penasaran dengan tempat-tempat yang disebutkan. :D
Kita tidak boleh men-judge
seseorang begitu aja, apalagi hanya dari awal perjumpaan. Kita juga diperlihatkan,
bagaimana keluarga yang sesungguhnya, bagaimana bahagia yang sesungguhnya, dan
bagaimana cinta serta pengorbanan yang sesungguhnya.
Selamat membaca dan selamat menikmati perjalanan di Bangkok.
^^


